Pages

Wednesday, 9 July 2014

Bahaya Langsung Tidur Setelah Makan Sahur!

Baca Yuk, Bahaya Langsung Tidur Setelah Makan Sahur!

Setelah sahur biasanya kita dilanda kantuk. Jika tidak ditahan, kita bisa tidur lelap dalam keadaan perut masih kenyang.

Sementara itu, ketika tidur metabolisme semua organ dalam tubuh akan melambat. Dengan demikian, kinerja organ-organ dalam sepeti usus dan lambung akan lambat dalam mencerna makanan. Akibatnya makanan tidak tercerna dengan sempurna, sehingga mengancam tubuh kita dengan asam nitrit dan gas racun amonia.

Makanan yg tidak tercerna dgn sempurna akan “diserap” oleh bakteri buruk yang bersifat anaerob (miskin oksigen). Selain itu, jika jumlah bakteri buruk di lambung & usus menjadi dominan, maka hasil metabolisme bakteri yang bersifat asam (asam nitrit) tersebut meningkatkan derajat keasaman tubuh kita. Pasa saat derajat keasaman tubuh (PH) meningkat drastis, maka tanpa kita sadari telah membebani sistem metabolisme tubuh sendiri. Ketika PH kita di atas 4, maka sel kanker di tubuh kita dapat berkembang pesat.

Asam nitrit juga sangat beracun untuk liver kita. Saat kadarnya tinggi, maka liver akan bekerja terlalu keras melawan racun. Kemudian sel darah putih akan gencar diproduksi sebagai tentara yang melawan bakteri jahat tersebut. Jika sel darah putih menjadi berlebih, maka kadar sel darah pada tubuh kita menjadi tidak seimbang. Dan seperti tentara yang kelebihan daya, maka sel darah putih bisa melakukan penyerangan terhadap bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh kita.

Sebagai efek merusak lainnya, saat tertidur dalam keadaan baru terisi, lambung dan usus tidak mencerna secara optimal, maka makanan menumpuk dalam usus dan membusuk tak terurai menjadi seperti sampah. Ketika tak tercerna sempurna, sari-sari makanan tidak terserap, dan makanan sisa tidak terubah menjadi feces (kotoran) yang normal, terjadilah penumpukan gas racun amonia dalam tubuh. Gas inilah yang bisa membuat mulut kita atau platus (gas buang angin) menjadi beraroma tidak sedap melebihi bau normalnya. Selain itu, jumlah gas berlebih di dalam perut dapat berakibat kembung dan begah.

Maa syaa Allah, hanya karena tidur segera setelah sahur, tujuan shaum menjadi terabaikan. Syari’at shaum, Allah ta’ala wajibkan dengan imbalan pahala surga dan kemaslahatan fisik juga psikis bagi yang mengamalkannya sesuai sunnah Rasulullah salallohu ‘alayhi wasallam.

Maka sungguh banyak hikmah di balik teladan Rasulullah shallaahu ‘alayhi wasallam yang tidak pernah tidur setelah sahur. Mari kita lawan kantuk dengan tilawah dan taddabur Qur’an, ta’lim, membaca buku, membersihkan lingkungan atau kegiatan maslahat lainnya yang dapat menambah pahala.

Tentunya tidur juga akan menjadi ibadah yang indah di bulan Ramadhan, jika dilakukan pada saat yang tepat dan diniatkan untuk kebaikan. Kita diperbolehkan tidur 1-2 jam setelah makan dan tak lupa awali dengan do’a dan dzikir hingga terlelap. Wallahu’alam bishowab.

Monday, 30 June 2014

Tips Latihan dan Diet Selama Berpuasa

Ingin tetap sehat dan bugar selama menjalankan ibadah puasa? Coba beberapa tips latihan dan diet yang satu ini!

Sebagian dari mereka yang menjalankan ibadah puasa terkadang sering mengakhiri waktu puasa atau berbuka dengan makan berlebih.
Hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan serta meningkatkan kadar lemak dalam tubuh, juga disertai dengan meningkatnya kadar asam dan masalah pencernaan.
Para ahli kesehatan sepakat bahwa untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar selama puasa harus mengikuti rencana diet yang tepat, hindari makanan goreng, dan daging merah, juga di sempurnakan dengan olahraga kecil yang teratur.
Berikut ini beberapa tips latihan dan diet selama berpuasa yang diutarakan oleh Arun Kumar seorang pakar kebugaran dan kepala kebugaran di Snap Fitness India :
Tips Latihan
    • Lakukan latihan kardio seperti berjalan atau bersepeda dipagi hari atau sebelum matahari terbit, ini dapat membantu membakar kalori dan meningkatkan stamina selama berpuasa. • Lakukan latihan pemanasan dan peregangan. Peregangan dapat membantu tubuh agar tetap fleksibel dan juga memberikan detoksifikasi (penetralan toksin di dalam tubuh)
    • Anda dapat melakukan mat exercises (latihan di matras) seperti squats, abs, dan push up.
    •Yoga dan meditasi juga membantu dalam detoksifikasi
    • Lakukan olahraga setidaknya 20 sampai 40 menit.
    • Jangan berolahraga saat sedang berpuasa (siang hari), sebaiknya lakukan olahraga sebelum matahari terbit atau setelah berbuka puasa.
    • Jangan melakukan latihan intens yang berat seperti berlari, dan angkat beban yang terlalu berat karena dapat menyebabkan cedera sendi atau otot dan komplikasi seperti tekanan darah rendah, hipoglikemia, dan pusing.
Tips Diet
    • Makan makanan seperti biji-bijian, sereal, gandum, oat, millet (sejenis padi-padian), semolina, kacang-kacangan, lentil, kacang hijau, dan almond. • Hindari makanan besar, dan makanlah secara bertahap pada saat berbuka.
    • Minum jus buah Prune (plum) untuk menghindari masalah pencernaan.
    • Minum setidaknya 35ml air putih.
    • Hindari makanan goreng, dan daging merah karena dapat menyebabkan keasaman dan masalah pencernaan.
    • Pilih asupan protein yang tepat setelah berolahraga.
Nah fitness mania, itu tadi tips sederhana latihan dan diet selama menjalankan ibadah puasa yang patut Anda coba, agar puasa Anda tetap sehat dan bugar juga penuh barokah. Selamat berpuasa!

sumber :

Puasa Aman Bagi Ibu Hamil

Ada anggapan bahwa berpuasa saat hamil dapat mempengaruhi kesehatan dan juga perkembangan janin. Padahal selama kondisi kehamilannya tidak bermasalah dan juga kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi, berpuasa tetap aman bagi ibu hamil.

Dokter Alvin Setiawan, Sp.OG dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi mengatakan, berpuasa tidak dianjurkan hanya pada kehamilan trimester pertama yang disertai gangguan mual dan muntah-muntah. Sebab dikhawatirkan janinnya bisa kekurangan nutrisi.

"Tapi bila sudah memasuki trimester kedua dan tidak mengalami gangguan kesehatan seperti diabetes atau hipertensi, silahkan saja berpuasa seperti orang pada umumnya. Karena sebetulnya berpuasa itu hanya mengubah pola makan saja.

Meski tidak mengkonsumsi apa pun selama berpuasa, lanjut Alvin, kalori yang dibutuhkan janin tetap bisa terpenuhi dari cadangan kalori yang dimiliki ibu.

"Pada masa hamil, kebutuhan kalori per harinya terpenuhi adalah 2.300 kilo kalori. Jadi selama kebutuhan kalori ini bisa tercukupi dari makan sahur dan saat berbuka, perkembangan janin akan tetap normal," lanjutnya.

Karena itulah, ibu hamil yang berpuasa harus menjaga kadar gula atau kalori dalam tubuhnya agar tetap stabil. Sebaiknya konsumsi karbohidrat yang naiknya lambat dan baru akan turun mendekati waktu berbuka. Contohnya beras merah, daging, atau kacang-kacangan.

#hamil #puasaramadhan   

sumber : g+ Ustad Yusuf Mansur

Menu Sehat untuk si kecil yang puasa ^_^


Anak anda masih kecil sudah mulai puasa ? Alhamdulillah sungguh bersyukur anda menjadi orang tua ya ^_^

Buat nyang newbie sebagai parents, berikut ada tips menu sehat untuk si kecil yang baru berpuasa : 
Yang disarankan :

== saat sahur == Perbanyak makanan yang berserat (karena akan membuat perut terasa kenyang selalu) dan berprotein
  • Sup-supan, juice, atau buah segar sangat baik untuk di konsumsi ketika sahur (
  • Beri jeda 15 menit untuk makan nasi,sayur,lauk (tidak perlu terlalu banyak), atau bisa diganti dengan sereal gandum/roti.
  • Jangan lupa minum susu atau madu (sebaiknya 10 menit menjelang imsak)
  • Minum air putih secukupnya
== saat berbuka == Latihlah mereka untuk berbuka puasa secara bertahap, jangan langsung makan dalam porsi besar, nanti lambungnya kaget.  
  • Minum air putih/minuman hangat (jangan langsung jenis minuman dingin)
  • Makanan ringan misalnya kurma, potongan buah segar, kue kering, jelly/agar/puding
  •  Beri jeda 15 menit untuk makan nasi,sayur,lauk (tidak perlu terlalu banyak), atau bisa diganti dengan sereal gandum/roti.
  • Beritahukan untuk bisa melanjutkan "ngemil" atau makan yang lain setelah ibadah sholat terutama jika setelah sholat tarawih

Yang dihindari :
  • Khusus untuk anak kecil (ehh dewasa juga sih) sebaiknya menghindari makanan yang pedas, baik untuk sahur maupun buka puasa, juga makanan yang terlalu bersantan.
  • Hindari minuman bersoda
sumber : http://mommiesdaily.com dan pengalama pribadi
editor : ikesukma

Mengajarkan Anak-anak tentang Puasa Ramadhan dan Idul Fitri

Bagi anak-anak (yang belum baligh) tidak diperintahkan untuk berpuasa. Namun demikian orang tua sangat dianjurkan untuk mendorong anak-anak untuk mencoba berpuasa semampunya agar mereka terbiasa melakukannya ketika mereka tumbuh dewasa, dan mengetahui bahwa ibadah puasa Ramadhan merupakan salah satu kewajiban yang diperintahkan langsung Allah SWT melalui firman-Nya :

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (Q.S Al Baqarah, 2:183)

Sementara itu, salah satu hadits yang mendukung agar anak-anak diajarkan untuk puasa Ramadhan diantaranya :

“Barangsiapa yang tidak berpuasa di pagi hari, maka hendaklah ia menyempurnakan sisa hari ini dengan berpuasa. Barangsiapa yang berpuasa di pagi harinya, hendaklah ia tetap berpuasa.” Ar Rubayyi’ berkata, “Kami berpuasa setelah itu. Dan kami mengajak anak-anak kami untuk berpuasa. Kami membuatkan pada mereka mainan dari bulu. Jika saat puasa mereka ingin makan, maka kami berikan pada mereka mainan tersebut. Akhirnya mereka terus terhibur sehingga mereka menjalankan puasa hingga waktu berbuka.” (HR. Bukhari no. 1960).

Ada banyak cara untuk mengajarkan anak-anak Anda tentang puasa Ramadhan, namun yang terbaik dan yang terpenting adalah memberi contoh yang baik dengan berpuasa dengan benar dan berperilaku sesuai dengan ajaran Al Qur’an. Bila Anda memenuhi hal ini, Anda dapat dengan mudah (dan insyaallah mereka akan mudah pula dalam menerimanya) mengajari mereka apa yang Anda inginkan.
 


Jadi untuk para ortu, seperti proses belajar lainnya pada anak, masa peka penting banget untuk keberhasilan proses ini. Saat anak memang sudah siap, apapun itu yang dipelajari tentu akan jadi lebih mudah. Nah, ini dia Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda gunakan bagi anak-anak Anda :
  • Jangan memaksa. Apapun yang dipelajari dengan cara terpaksa, tentu tidak akan optimal hasilnya.
  • Perhatikan usia anak. Ini erat kaitannya dengan apakah anak memang sudah siap berpuasa atau belum. Doronglah mereka untuk berpuasa dalam beberapa hari bahkan hingga setiap hari, tergantung pada usia mereka. Bagi anak-anak yang masih berusia 5-6 tahun mungkin belajar puasa setengah hari sudah cukup baik.
  • Belajar puasa butuh proses, jadi kalau hari ini belum berhasil, motivasi ke anak untuk tetap semangat dan coba lagi keesokan harinya. Jika tahun ini belum bisa puasa penuh, ayo coba lagi tahun depan. :)
  • Rewards bisa sebagai pemicu semangat anak untuk berpuasa. Tapi, pastikan rewards yang diberikan sesuai, jangan berlebihan. misalnya Pujilah mereka di depan teman-teman dan keluarga atas kemauan mereka berpuasa.Pastikan juga yang diberikan itu rewards atau penghargaan atas keberhasilan anak, bukannya suap agar anak mau melakukan sesuatu.
  • Saat Sahur
    • Bangunkan mereka untuk makan sahur (walaupun jika mereka tidak berpuasa) dan shalat Subuh.
    • Perhatikan asupan gizi anak selama berpuasa. Terutama saat sahur, bantu anak agar bersemangat bangun dan makan sahur.
  •  Saat Berbuka
    • Biarkan anak-anak anda ikut dengan ayahnya ke Mesjid, untuk berbuka puasa bersama untuk membuat mereka merasakan kebesaran puasa Ramadhan dan kesatuan umat Islam dalam menyembah Allah.
    • Jika anak Anda belum mampu berpuasa sehari penuh, libatkan mereka berbuka bersama keluarga untuk mengajarkan mereka bahwa Anda sedang berbuka puasa, walaupun boleh jadi mereka baru saja makan sebelumnya.
    • Ajarkan mereka memberi makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa, dan memberitahu mereka pahala melakukan hal itu.
  • Ajari sedikit demi sedikit sunnah - sunnah selama puasa Ramadhan :
    • Ajarkan anak-anak Anda berdo’a ketika sahur maupun berbuka puasa.
    • Ajaklah anak Anda untuk sholat Tarawih sehingga mereka terbiasa dan tahu tentang hal itu sejak usia dini. Mereka bisa dibiarkan saja duduk atau berbaring ketika mereka merasa lelah.
    • Ajarkan mereka untuk shodaqoh. Melakukannya di depan mereka dan memberitahu mereka bahwa Anda melakukannya karena shodaqoh dan amal lainnya di bulan Ramadhan lebih besar pahalanya dari hari-hari biasa.
    • Ajarkan mereka untuk bertadarus membaca Al Quran dan memberitahu mereka bahwa Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam) selalu melakukan itu di setiap bulan Ramadhan.
    • Anjurkan berbuat dan berkata baik.Luruskan mereka jika mereka berperilaku salah atau mengucapkan kata-kata kurang baik dan mengingatkan mereka bahwa mereka sedang berpuasa, beritahukan mereka bahwa hal itu bisa mengurangi pahala puasa Ramadhan mereka.
  • Kenalkan tentang arti kemenangan setelah puasa, misalnnya Membayar Zakat, itu berarti dia seseorang yang mampu menolong sesama, Saat tiba Idul Fitri, bantu mereka membersihkan diri (mandi, memakai wangi-wangian), berilah mereka pakaian terbaik (tidak harus baru), dan ajaklah mereka untuk sholat Idul Fitri. Ajarkan kepada mereka bahwa inilah perayaan pesta kita, umat Islam, yang berbeda dengan perayaan-perayaan lainnya. Khusus bagi anda yang memiliki anak perempuan, ingatlah sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam : "Orang yang diberi tanggung jawab untuk membesarkan anak perempuan dan memperlakukan mereka dengan baik, akan menjadi perisai baginya dari neraka. (H.R Bukhari dan Muslim). 
  • Last but not least, ajari anak memahami makna sesugguhnya dari puasa, sesuai usia anak tentunya. 
  • Berpikir dahulu jika mau membandingkan anak dengan temannya yang sudah mampu puasa, pastikan karakter anak sesuai dengan metode semacam ini. Ada anak yang jadi bersemangat jika melihat temannya, tapi ada pula yang malah kecil hati.

SILAHKAN DI SHARE

#puasaramadhan #anak #puasa #agama #islamic    ·


sumber : g+ Ustad Yusuf Mansur & https://id.she.yahoo.com/
editor : ikesukma  

5 Cara Sehat Berbuka Puasa

Waktu berbuka puasa merupakan saat yang tepat untuk mengisi kembali energi yang hilang setelah seharian berpuasa. Sebaiknya, saat waktu berbuka tiba, jangan langsung kalap melahap semua hidangan berbuka puasa yang tersedia. Makanan pun harus benar-benar diperhatikan, jangan sampai malah mengganggu ibadah di bulan suci Ramadhan.
Berikut 5 Cara Sehat Berbuka Puasa :
-          Air
air
Saat berpuasa, tubuh kita diharuskan untuk tidak mengkonsumsi makanan dan minuman sejak adzan subuh hingga maghrib tiba. Pada saat itulah, produksi enzim dan level gula darah pada tubuh kita akan menurun karena cairan dalam tubuh berkurang dan menyebabkan dehidrasi, susah berkonsentrasi, sakit kepala, pening dan kelelahan. Untuk mengembalikan kadar cairan dalam tubuh, minumlah minimal segelas air terlebih dahulu. Sebaiknya pula, jangan meminum air yang terlalu dingin, karena bisa mengganggu penyerapan nutrisi makanan di dalam tubuh.
-          Sup
soup
Setelah meminum segelas air,anda bisa melanjutkannya dengan mengkonsumsi sup. Kenapa sup baik dijadikan teman berbuka puasa? Sup merupakan makanan yang mudah dicerna dan tidak berbahaya untuk perut. Selain itu, sup biasanya berisi sayuran yang memiliki banyak manfaat dari vitamin yang terkandung di dalamnya.
-          Ikan
fish
Untuk makanan yang lebih berat, anda bisa memulainya dengan dengan menyantap sajian seafood berupa Ikan. Ikan mempunyai peran penting bagi kesehatan otak dan jantung karena protein hewani yang dimilikinya. Selain itu, Omega 3 pada ikan juga sangat tinggi. Kenapa ikan sangat cocok disajikan hidangan saat berbuka puasa? Karena anti-oksidan pada ikan memiliki manfaat yang sangat baik untuk tubuh.
-          Sereal Gandum
gandum
Jika anda bersikeras menjalani diet selama bulan suci Ramadhan ini, tidak ada salahnya menikmati sereal gandum. Manfaat gandum untuk diet sudah tidak diragukan lagi dan gandum memiliki kandungan protein, magnesium, kalium, zinc, dan zat besi. Zat-zat tersebut bisa membantu untuk mengembalikan kebugaran tubuh setelah seharian berpuasa.
-          Melon, untuk penderita maag
melon
Mengidap suatu penyakit bukanlah sebuah halangan untuk menjalani ibadah puasa. Banyak bahan-bahan yang aman untuk dikonsumsi untuk penderita maag selama bulan Ramadhan, salah satunya adalah melon. Jus melon aman dikonsumsi untuk penderita maag, karena jus melon bisa membantu pemulihan luka pada lambung.

sumber : https://id.she.yahoo.com
editor : ikesukma

Thursday, 26 June 2014

Jadwal Puasa dan Imsakiyah 2014 (1435 H) di beberapa perwakilan wilayah waktu Indonesia

Jadwal Puasa dan Imsakiyah 2014 (1435 H) di beberapa perwakilan wilayah waktu Indonesia :

WIB (Waktu Indonesia Barat)
Banda Aceh

Bandung

Jakarta

Yogya


WITA (Waktu Indonesia Tengah)
Denpasar

Manado,Sulawesi Utara

Mataram,NTB

Pontianak, Kalimantan Barat

WIT (Waktu Indonesia Timur)
Ambon,Maluku

Jayapura

Manokwari,Papua Barat
Jika anda ingi memilih kota tempat tinggal anda sendiri, anda bisa memilih selengkapnya di http://www.rukyatulhilal.org/imsakiyah/ 
 
Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah suci puasa Ramadhan. Marhaban ya Ramadhan.