Pages

Wednesday, 21 May 2014

Al-Quran dan Terjemahan

Friday, 17 January 2014

Nasi Kuning Udang

Nasi Kuning Udang oleh Ike Sukma Harjanto:

"Nasi kuning udang ini merupakan nasi kuning spesial untuk syukuran ultah si kecil Aisha di usianya ke 2"
--Ike Sukma Harjanto

Lihat selengkapnya di http://dapurmasak.com/resep/5519-resep-nasi-kuning-udang

orange chocolate hot pancake

orange chocolate hot pancake oleh Ike Sukma Harjanto:

"cemilan hangat terutama untuk si kecil Aishaku , di sore / pagi sembari menikmati dinginya udara Bandung ^_^ (inspirasi modifikasi pancake dari mamaku, yang dulu suka buatin dengan topping ice cream karena tinggal di Madiun yang bersuhu panas, aku ganti dengan topping pasta chocolate disajikan hangat untuk daerah dingin seperti Bandung, tempat tinggal keluarga kecilku sekarang)"
--Ike Sukma Harjanto

Lihat selengkapnya di http://dapurmasak.com/resep/5517-resep-orange-chocolate-hot-pancake-1

udang krispi saus kecap pedas

udang krispi saus kecap pedas oleh Ike Sukma Harjanto:

"Resep udang krispi saus kecap pedas. menu chinese food berbahan dasar sea food terutama udang adalah menu andalan mamaku tercinta, turun temurun sejak nenekku, menjadi favorite keluarga kami... Dan kini akupun sudah biasa menyajikan untuk suamiku tercinta ;) Udang digoreng krispi dicocol dengan saus kecap pedas... seuhahh"
--Ike Sukma Harjanto

Lihat selengkapnya di http://dapurmasak.com/resep/5634-resep-udang-krispi-saus-kecap-pedas

Tuesday, 7 January 2014

17 Doa Orang Tua untuk Anak Cucu Keturunan


















Friday, 11 October 2013

Olahraga Menekan Risiko Kanker Payudara

Mengeluarkan keringat dengan berolahraga bukan hanya bertujuan untuk mengurangi berat badan namun juga mempunyai kemampuan untuk mengurangi risiko kanker payudara.
Para ilmuan dari University of Minnesota di Amerika, melakukan studi dengan memakai 391 subjek wanita yang inaktif, sehat, dan  dalam kondisi premenopause yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kontrol (tidak berolahraga) dan intervensi (berolahraga). Mereka menemukan bahwa 179 wanita pada kelompok intervensi, yang melakukan 30 menit olahraga 5 kali dalam seminggu untuk lebih dari 16 minggu, menunjukkan perubahan metabolisme estrogen yang dapat menjelaskan keuntungan anti-kanker yang diperoleh dari berolahraga.
“Studi ini merupakan studi pertama yang menunjukkan bahwa olahraga aerobik mempengaruhi pemecahan estrogen untuk memproduksi bahan  yang baik untuk mengurangi risiko kanker payudara” kata Prof. Mindy Kurzer, seoarang profesor nutrisi dari University of Minnesota.
Para peneliti mengukur 3 kadar estrogen yaitu E1, E2, E3 dan bahan estrogen lain di urin para subjek. Pada akhir studi, grup control (yang berolahraga) memiliki Index Masa Tubuh (IMT) dan kesehatan jantung yang lebih baik, pada kelompok itu juga ditemukan peningkatan rasio 2-OHE1 sebanyak 25% dan pengurangan jumalh 16-aplha-OHE1, yang dihubungkan dengan risiko kanker payudara. Perubahan ini tidak ditemukan pada grup intervensi (tidak melakukan olahraga).
Saat ini, protokol yang telah dikeluarkan oleh para peneliti menganjurkan agar  kita paling tidak berolahraga selama 150 menit dalam seminggu, yang dapat disetarakan dengan jalan cepat selama 30 menit selama 5 kali dalam seminggu. Walau diperlukan studi lebih lanjut mengenai efek dari olahraga dengan pengurangan risiko kanker, berolahraga secara teratur dapat mempromosikan perbaikan kesehatan.
Sudahkah Anda mulai berolahraga?


sumber:http://klikdokter.com/healthnewstopics/read/2013/06/11/15031643/olahraga-menekan-risiko-kanker-payudara#.UlfFwNKno2U

Gejala Kanker Payudara Bukan Hanya Benjolan

Bulan Oktober merupakan bulan kewaspadaan kanker payudara sedunia yang diperingati khusus untuk meningkatkan kewaspadaan wanita dan lingkungan sekitarnya tentang bahaya kanker payudara dan deteksi sedini mungkin.
Berita kepergian Ibu Diana Nasution, Ibunda Ello yang berpulang karena kanker payudara belum lama kemarin juga merupakan suatu panggilan keras bagi para wanita untuk memperhatikan kesehatan payudaranya.
Penyakit kanker payudara masih menjadi pembunuh utama wanita di Indonesia, berkejar-kejaran dengan kanker mulut rahim (kanker serviks). Maka, kesehatan payudara sudah seharusnya menjadi perhatian khusus bagi semua wanita Indonesia. Apa saja yang perlu diperhatikan? Apakah hanya benjolan?
Benjolan merupakan gejala paling sering yang menjadi tanda waspada kanker payudara. Namun, kanker payudara dapat memberikan gejala lain selain benjolan. Beberapa gejala kanker payudara yang harus diperhatikan dan diwaspadai oleh para wanita adalah sebagai berikut:
  1. Perubahan warna kulit. Adanya kemerahan pada kulit atau bintik-bintik kemerahan seperti peradangan.
  2. Perubahan kulit. Adanya kerutan atau “lesung pipit” pada daerah sekitar payudara.
  3. Perubahan pada puting  susu yang dapat berupa puting susu yang masuk ke dalam, menjadi datar tidak seperti biasanya, atau bengkak dan tidak terlihat seperti biasanya. Keluarnya cairan atau darah dari puting susu juga perlu diwaspadai.
  4. Nyeri pada payudara.
Setiap wanita perlu mengetahui kondisi payudaranya dengan baik dan melakukan pemeriksaan payudara sendiri dengan rutin setiap 1 bulan sekali. Tidak semua perubahan pada payudara merupakan tanda kanker payudara. Ada juga perubahan yang merupakan pertanda normal. Setiap 1-2 minggu sebelum menstruasi, keadaan payudara memang dapat berubah menjadi agak membengkak, dapat terasa nyeri dan biasanya dirasakan di seluruh bagian payudara. Perubahan ini akan menghilang dalam waktu 1 minggu setelah menstruasi berakhir.
Namun, jika keluhan pada payudara berlanjut dan mengganggu dalam 2-3 siklus menstruasi berikutnya, sebaiknya setiap wanita perlu memeriksakan diri ke dokter. Selain pemeriksaan oleh dokter, diperlukan pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan mammografi atau ultrasonografi.



sumber : http://klikdokter.com/healthnewstopics/read/2013/10/11/15031833/gejala-kanker-payudara-bukan-hanya-benjolan#.UlfF39Kno2V